“Biasanya arak-arakan dilakukan dari mulai Pendopo, Jalan Siliwangi hingga Dermaga. Namun mengingat situasinya masih pandemi, upacara dilakukan secara terbatas,” ujar Panitia perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu, Sep Radi Priadika, kepada wartawan.
Lanjut Radi, meskipun kegiatan karnaval dilakukan secara terbatas, namun antusiasme warga terlihat meriah. Arak-arakan biasanya dilakukan dari mulai pendopo ke dermaga itu pada tahun sebelum Covid-19.
Panitia perayaan hari nelayan Palabuhanratu ke 62 ini memilih dua calon pasangan Ratu dan Raja untuk presesi upacara adat dan karnaval.
Salah satunya terpilih untuk pasangan Putri Nelayan adalah Silvana Yunita. Dia terlihat anggun dan cantik didampingi sang raja diarak dari mulai Dermaga 1 hingga Dermaga 2.
Sebelumnya, Ketua Panita Hari Nelayan ke-62, Sep Radi Priadika mengatakan, larung saji akan dilakukan dengan menggunakan Kerbau atau dengan Baby Lobster.

























