I Putu Asti menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap empat orang saksi warga tersebut, ada salah satu warga yang terindikasi terlibat dalam peristiwa pengrusakan pos retribusi sebelum masuk kawasan wisata pantai Ujunggenteng yang terjadi pada hari Rabu (11/05/22) kemarin.
Menurutnya dari keterangan empat orang itu terungkap ada beberapa nama yang muncul dan diduga terlibat dalam pengrusakan pos retribusi Ujunggenteng.
“Terkait informasi yang didapat dari hasil keterangan ke empat warga tersebut, kami akan mendalaminya lebih lanjut,” jelas Putu.
Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi pengrusakan pos retribusi di kawasan wisata Ujunggenteng oleh sejumlah warga.
Pengrusakan pos ini ditenggarai adanya miskomunikasi antara warga dengan banyaknya sampah yang dikaitkan dengan petugas memungut uang retribusi dilokasi pintu masuk kawasan wisata.




















