Lanjut Khusaini, dari hasil pemeriksaan terhadap 17 pelajar asal Bogor berikut barang bawaan dan kendaraan yang digunakan oleh mereka tidak ditemukan adanya senjata tajam (sajam).
“Pengamanan para pelajar ini sebagai bentuk antisipasi guna menghindari terjadinya tawuran antar pelajar. Ke 17 (tujuh belas) pelajar SMK ini kami berikan pembinaan dan diarahkan untuk kembali pulang ke Bogor. Dan sebelumnya kami suruh menghubungi orang tuanya masing-masing,” tandasnya.
Page 2 of 2



















