H. Iyos mengatakan, program Perahu Kertas ini memiliki lima fokus utama yakni pendidikan, kesetaraan gender, kesehatan, ekonomi, dan potensi diri bagi perempuan. “Lima tujuan itu harus kita capai. Sehingga, perempuan hebat, keluarganya berkualitas,” ujarnya.
Maka dari itu, lanjut Wabup, terdapat fasilitator yang akan dibekali kemampuan. Sehingga, mereka bisa mengemban tugas untuk mensosialisasikan ke masyarakat. “Jadi, fasilitator ini yang akan membantu mensosialisasikan ke masyarakat. Sehingga, tujuan akhirnya dapat terwujud,” ucapnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi H. Eki Radiana Rizki mengatakan, program ini baru berjalan di 10 kecamatan dan diproyeksikan berjalan hingga 2026 nanti.
“Sekarang baru meliputi 10 kecamatan yakni, Sukabumi, Cireunghas, Cisaat, Cicantayan, Kebonpedes, Kadudampit, Palabuhanratu, Simpenan, Cisolok, dan Cikakak. Setelah itu terus berkembang hingga 47 kecamatan,” ungkapnya.




















