Lanjutnya,”Alhamdulillaah, paginya setelah bangun dari tidur, anak saya langsung bersin dan mengeluarkan hewan penghisap darah itu ke lantai rumah. Dan lintah itu dalam keadaan sudah mati,” jelasnya.
Lilih berharap kejadian ini tidak terulang lagi kepada anaknya dan orang lain. Diakuinya memang untuk saat ini, dia dan keluarga terpaksa mengunakan air dari selokan di dekat rumahnya. Hal itu untuk keperluan mandi dan mencuci. Kebiasaan itu dilakukan setelah keluarganya tidak mampu lagi untuk membayar air PDAM yang dinilai sangat mahal bagi masyarakat tak mampu.
“Mudah-mudahan kejadian ini tak menimpa keluarganya kembali. Saya harap para orang tua yang masih menggunakan air selokan musti berhati-hati. Jangan sampe kejadian ini menimpa pada anak-anak lain,” tutupnya.(*)red.



















