Lanjutnya, selain rumah warga yang terdampak longsor fasilitas umum lainnya seperti saluran tertutup material longsoran. P2BK segera melakukan koordinasi dengan Forkopimcam serta pemerintah desa setempat.
“Untuk material longsoran belum dievakuasi karena waktu. Kerugian atas bencana ini berdasarkan tafsiran mencapai Rp 8 juta (Delapan juta rupiah),” tambahnya.
Petugas setelah melakukan asesmen dan pendataan di lokasi juga turut menghimbau warga setempat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk bencana.*(ah)


























