Kata Tatang, “Mereka yang mempunyai penyakit kronis ini kan , seminggu sekali harus datang ke Puskesmas. Jadi poly kontri ini selain untuk pelayanan para lansia, diantanya untuk difabel, penyakit diabetes, jantung, Hipertensi, TBC dan lainnya. Jadi kalau mereka harus ngantri kasian. Makanya kita siapkan polykantri khusus,” sambungnya.
Untuk mereka pasien biasa atau penyakit umum pihaknya sudah menyiapkan poly umum. Namun jika untuk para pengidap penyakit kronis dan lansia Puskesmas sudah menyiapkan polykontri bersifat spesialis dalam pelayanannya.
“Program ini sudah dibawa ke diklat pendidikan dan latihan kepemimpinan Eselon IV. Dan sudah dipersentasikan di tingkat provinsi Jawa Barat,” jelasnya.*(ah)

























