Wakil Bupati mengatakan kompetisi harus dijadikan sebagai momentun penting bagi pengurus beserta Pelatih di masing-masing Sekolah dan Perguruan untuk menggali potensi, pengalaman, mengasah mental dan kemampuan serta meningkatkan prestasi anak didiknya sekaligus evaluasi pembinaan selama ini.
“Kompetisi juga harus memunculkan energi positif untuk mempererat persaudaraan antar pelajar, antar perguruan demi terwujudnya persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI,” ungkapnya.
Menurut Wabup, Diadakannya kompetisi sebagai salah satu bukti kesiapan bela Bangsa Bela Negara. Sebab Pencak Silat ini merupakan warisan dunia milik Indonesia yang telah diakui oleh Unesco.
“Dengan demikian Pencak Silat adalah bagian dari aset negara yang sangat berharga, kita selaku mampu menjaga amanah agar aset pencak silat tetap menjadi milik Indonesia,” tegasnya.























