Sementara Dua Kampung lainnya antara lain Kampung Cibeas, RT 01/01 Desa Tanjungsari dan Kampung Poledang, Desa Nagrak Jaya, Kecamatan Curugkembar. Akibat dari pergederan tanah itu sebanyak 25 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak berat.
“Bencana pergerakan tanah Minggu kemarin menyebabkant 30 Kepala Keluarga dengan jumlah 94 jiwa dan 8 balita terdampak,” terang Suryana.
Sementara itu satu Kepala Keluarga yang mengalami rumahnya rusak berat dengan jumlah jiwa 4 orang sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Adapun kerusakan lain selain infrastruktur rumah warga akibat pergerakan tanah juga turut merusak lahan pesawahan warga dengan luas kurang lebih 3 hektar sawah.
“Saat ini dibutuhkan selain bahan pangan poko juga material bangunan. Warga pun dihimbau agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca masih terdapat intensitas curah hujan sangat tinggi untuk selalu waspada,” pungkasnya.*(ah)


























