Solihin mengatakan, ini sebagai momentum kita yang bertepatan dengan hari pahlawan. Tentunya ini sangat berkaitan erat dengan upaya yang kita lakukan dalam mengurangi beban derita Quinza dan keluarganya. Dia salah satu generasi penerus bangsa ini.
“Pendidikan itu juga bersifat holistik. Artinya kita tidak hanya terus berorientasi mengejar angka atau nilai secara akademik saja. Ada hal yang tidak kalah penting juga yaitu, kita wajib tanamkan kepada generasi baru sejak dini tentang nilai-nilai luhur budi pekerti,” jelas Solihin.
Lanjut Kadisdik, “Bangsa kita, Indonesia yang pancasilais, ahlak atau Budi pekerti ini harus kita tumbuhkan sejak dini. dan ini tentu merupakan tanggung jawab kita semua,” sambung Solihin.
Lebih lanjut Solihin mengatakan,”Penanaman dan pengenalan ahlak atau budi pekerti yang baik bisa dimulai dari lingkungan keluarga, lembaga (sekolah) serta sosial masyarakat,” imbuhnya






















