“Dari hasil pengecekan tadi, ternyata rumah yang dihuni beliau beserta anaknya selama hampir 20 tahun tersebut diduga kontruksi bangunannya tidak menggunakan selup beton, sehingga saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan terus menerus, bangunan tersebut tidak mampu bertahan dan ambruk.
Kejadian ambruknya rumah milik Jeje itu diperkirakan terjadi pada jam 5 pagi tadi. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, akan tetapi mengakibatkan kerugian materil diperkirakan mencapai 32 Juta 400 Ribu Rupiah,” sambungnya.
“Menyikapi hal ini, kami dari Polsek Cikole mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan cuaca khususnya hujan yang akhir-akhir ini turun dengan intensitas tinggi yang mungkin dapat menimbulkan potensi bencana, seperti banjir atau lainnya,” pungkasnya.*(ah)

























