“Selain merusak dan mengancam rumah penduduk, longsor ini juga merusak saluran selokan air tertutup dan tersumbat akibat tertimpa material longsoran,” bebernya.
Setelah mendapatkan informasi bencana Kapolsek bersama jajarannya segera melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kecamatan Kebonpedes, serta unsur muspika lainnya mendatangi lokasi bencana. Pihaknya juga melakukan kordinasi dengan pihak desa untuk mengajukan bantuan ke instansi terkait.
“Saat tiba di lokasi, kita juga melakukan antisipasi timbulnya longsor susulan untuk menghindari terjadinya kecelakaan terhadap pejalan kaki,” jelasnya.
Tommy menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat bencana tanah longsor itu. Hanya saja, berdasarkan asessment di lapangan, bencana alam ini telah menelan kerugian materil ditaksir mencapai 30 juta.


























