“Kami pemerintah daerah sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini, perhelatan ini bisa menumbuh kembangkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berkarakter,” ucapnya.
Ardiana menambahkan, kegiatan tersebut merupakan momentum yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda khususnya bagi anak sekolah, baik tingkat SLTP maupun SLTA. Dengan nuansa keagamaan ini harus dibidik secara terus menerus agar generasi bangsa bisa mengantisiapsi nilai negatif di era digitalisasi.
“Saat ini di era digitalisasi banyak masyarakat yang kehilangan kontrol sosial pengaruh media masa, oleh karena itu dengan adanya materi keagamaan yang dikemas dalam camp religi bisa memberikan dampak positif terhadap kontrol sosial yang bijak sehingga bangsa ini bisa maju oleh generasi muda yang islam,” terangnya.
Asda berharap, peserta yang mengikuti acara ini bisa menjadi generasi bangsa yang mengedepankan ketaqwaan, keimanan dan menekan fujurnya untuk hal-hal yang makruf.






















