Dirinya pun semakin optimis setiap desa di Kabupaten Sukabumi memiliki minimal satu penghafal alquran. Apalagi, dengan bermunculannya sekolah-sekolah tahfidz di Kabupaten Sukabumi.
“Kami juga optimis penguatan religius seperti yang terprogramkan bisa terwujud. Terutama lewat pembelajaran alquran oleh anak-anak kita,” ucapnya.
Tak hanya itu saja, H. Marwan pun mengapresiasi kegiatan yang dilaksankan sekolah tahfidz quran tersebut. Terutama kegiatan muslimah student competitions.
“Kegiatan ini bisa semakin meningkatkan kemampuan anak didik kita,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Kurnia Khoiru Ummah Hj. Neneng Kurniasih mengatakan, sekolah KIBS dibentuk sebagai komitmennya melahirkan generasi muda Islami. Hal itu sesuai cita-cita yayasan yang ingin bermanfaat untuk masyarakat.
“Kami berkomitmen tidak hanya melahirkan penghafal Alquran 30 juz, namun berahlak mulia,” bebernya.


























