“Gerakan Pramuka dituntuk memberikan yang terbaik, terutama dalam pembinaan karakter generasi penerus bangsa,” ujarnya Bupati.
H. Marwan mengingatkan, Kabupaten Sukabumi memiliki karakter dan topografi yang berbeda. Sehingga, pembinaannya pun tidak bisa disamaratakan.
“Pembinaan gerakan pramuka harus disesuaikan dengan karakter dan topografi wilayahnya. Jadi tidak bisa disamakan antara pembinaan di wilayah pantai dan pegunungan. Sebab, karakternya berbeda,” ucapnya.
Namun dirinya meyakini, pendidikan karakter di pramuka mampu menciptakan kader yang handal. Hal itu terlihat di Kabupaten Sukabumi yang memiliki wilayah sangat luas.
“Di Kabupaten Sukabumi sendiri, hampir semua saka ada,” ungkapnya.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengaku bangga dengan Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, daerah terluas kedua se Jawa dan Bali ini, terus memperjuangkan pramuka.
























