“Akibat bencana ini satu pohon roboh dan menimpa Mushala dan longsoran menutup aliran sungai. Longsor dengan lebar 5 meter dan tingginya 8 meter,” jelas Ramdan dalam keterangannya Selasa (28/2/23) sore.
Selain itu longsor juga mengancam jalan lingkungan di Kampung Babakan Pendeuy tersebut. Dibutuhkan material bangunan yang bersifat segera seperti Bronjong dan Karung untuk menahan laju longsor susulan.
“Kami bersama unsur Muspika serta relawan bencana dan komunitas bencana segera melakukan penanganan tanggap darurat,” tambah Ramdan.
Petugas selain melakukan tanggap darurat juga memberikan himbauan terhadap warga setempat agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama penghuni rumah yang berada dipinggiran tebing agar waspada.
“Untuk sementara jalan lingkungan kami tutup karena ada retakan terutama pohon dan material yang menyumbat aliran sungai,” pungkasnya.(*ah)

























