“Jadi memang ini tantangannya akan banyak menyita waktu untuk mengawalnya. Maka dari itu kuncinya adalah koordinasi dari semua pihak untuk mensukseskan PR kita dimasa yang akan datang,” ajaknya.
Untuk mendukung itu tutur Taofiek, pihaknya menunjukan postur APBD Kabupaten Sukabumi. Hal itu agar perencanaan di tahun 2024 bisa betul-betul realistis sehingga akan mendorong kebutuhan yang lebih prioritas.
Menurutnya di tahun 2023-2024 akan berfokus pada sektor ekonomi dan infrastruktur. Tujuan itu agar perekonomian masyarakat bisa lebih tumbuh pasca terpuruknya pandemi covid-19.
“Semoga usulan masyarakat Kecamatan Simpenan bisa lebih terarah sesuai dengan tematik kawasan wilayah strategis yang telah ditetapkan didalam RPJMD, sehingga kami bisa memetakan kebutuhan vital dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.


























