“Total anggaran yang diusulkan Rp.148 miliar. Tetapi nanti kami sesuaikan, karena dalam perencanaan (Musrenbang) adalah satu pendekatan secara partisipatif kepada masyarakat. Akan tetapi kita kan masih punya pendekatan lain seperti top down dan teknokratik,” singkatnya.
Sementara Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam pemaparannya menjelaskan, pada penyusunan RKPD tahun 2024, pihaknya berupaya menjaga kesinambungan antara isu strategis nasional hingga lokal termasuk program prioritas Kota Sukabumi.
“Kami melaksanakan Musrenbang Tingkat Kota untuk perencanaan pembangunan tahun 2024. Tadi beberapa isu dan program strategis sudah ditetapkan dengan berbagai unsur. Dan inilah patokan untuk melaksanakan pembangunan,” terang Fahmi.
Adapun prioritas pembangunan yang telah ditetapkan menurut Fahmi adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kondisi sosial, pembangunan infrastruktur yang berkualitas, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta revitalisasi pariwisata.



















