“Masyarakat harus mengikuti jadwal buka tutup jalur ketika hendak akan berpulang kampung maupun berlibur. Sehingga tidak ada sikap yang memaksakan diri,” cetusnya.
Sementara itu Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menambahkan, hasil dari apel gelar pasukan dan Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi arus mudik ada beberapa alternatif tindakan yang akan dilakukan oleh personil gabungan, dimana untuk jalur utara sejak pukul 17:00 WIB kendaraan besar dilarang untuk melintas, kecuali dengan kriteria seperti angkutan BBM, angkutan mudik dan angkut air mineral.
“Apabila jalur utara dari mulai cicurug dan cibadak mengalami penumpukan arus, kendaraan kecil akan diarahkan ke jalan alternatif Tenjoayu, kemudian kendaraan yang bertujuan Palabuhanratu akan diarahkan menuju simpang nagrak,” bebernya.
Adapun H+1 lebaran lanjut AKBP Maruly, untuk kendaraan wisatawan yang akan menuju ke Palabuhanratu diarahkan semuanya melewati jalan warungkiara, kemudian untuk arus balik diarahkan menuju jalan Cikidang.

























