Masa sekolah kata Fahmi, jadi masa yang membahagiakan khususnya di SMA sehingga masa luar biasa. Momen ini jadi masa transisi dari perceparan luar biasa hasil disrupsi, masa SMA identitik keunikan, kedekatan, aktualisasikan diri.
“Saat dilepas sekolah dan pemerintah para lulusan akan melalui proses perjalanan selanjutnya. Terutama menghadapi Milestone Indonesia emas 2045, tugas para guru mempersiapkan diri para siawa menyambutnya,” bebernya.
Menurutnya, tahun 2045 bukan panggung orangtua melainkan adalah milik generasi sekarang, Targetnya, Indonesia 10 besar negara di dunia pada 10 tahun mendatang dan 2045 menargetkan peringkat 4 negara besar dunia. Hal tersebut tentunya tidak bisa diraih tanpa persiapan dari generasi muda saat ini.
“Terutama menghadapi dari tantangan disrupsi pandemi, milenial dan digital disruption. Pelajar saya titip antara dunia nyata dan maya sudah tidak ada yang memisahkan, misalnya pembelajaran dari manual menjadi digital karena percepatan teknologi,” ungkapnya.

























