“Untuk program di Kelompok Tani Amanah, kebetulan binaan kami terbentuk pada tahun 2021 dan berkonsentrasi di hidroponik. Untuk tahun sekarang sudah terwujud, bisa berjalan kegiatannya, untuk sementara mungkin ini baru (sayuran) Pokcoy dan kedepannya lebih banyak lagi,” terangnya.
Sementara Ketua Kelompok Tani Amanah, Epul, menjelaskan bahwa pemilihan hidroponik dalam budidaya tanaman dikarenakan menurutnya cara ini lebih terukur dan menghasilkan panen dengan kualitas yang bagus.
“Karena kualitas hidropnik luar biasa, akurasi dengan kecukupan gizinya terpenuhi kalau konvensional banyak unsur haranya, banyak hama dan yang lainnya. Ini kita bisa minimalisir dengan green house. Penanganan hama hanya dengan sistem perangkap,” ujarnya.
Kedepannya ia menargetkan dapat memasang fasilitas hidroponik disetiap RW di Kelurahan Nanggeleng dengan harapan dapat membantu ketahanan pangan diwilayah.





















