“Hari ini masih berusia balita. Tetap semangat dan terus jaga kekompakan. Kami yakin nelayan Tegalbuleud akan sejahtera,” ucapnya.
Namun, H. Marwan memberikan pesan bahwa kegiatan Hari Nelayan ini tidak hanya sekadar seremonial semata, melainkan harus diisi dengan berbagai kegiatan lain yang mampu meningkatkan kunjungan wisata.
“Juga masukkan unsur budaya, olahraga, bakti sosial, dan lainnya. Kegiatan semacam ini harus menjadi salah satu ikon di Tegalbuleud, sehingga masyarakat pun dapat merasakan dampak positif dari kegiatan seperti ini, sebab Hari Nelayan dapat menjadi alat promosi wilayah,” ungkapnya.
Ketua Panitia Hari Nelayan Kecamatan Tegalbuleud, Sandiago, mengatakan bahwa perayaan Hari Nelayan Tegalbuleud ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 14 hingga 16 Juli.
“Pada hari Jumat, kita memiliki acara ruwat, kemudian besoknya ada lomba voli, dan hari ini merupakan acara puncaknya,” bebernya.


























