“Program ini setiap RW itu rata-rata 1 hingga 3 KPM. Dan yang paling banyak ada di RW 8. Itu ada tiga rumah yang mendapatkan bantuan renovasi rutilahu. Progress pembangunan baru sekitar 30 persenan,” ujar Dhini kepada awak media.
Sementara itu Ketua BKM Kelurahan Tipar Cece menjelaskan, bantuan yang diterima oleh KPM dialokasikan untuk beberapa keperluan. Diantaranya untuk pengadaan bahan bangunan sebesar Rp17,5 juta dan sisanya untuk upah kuli serta pengadministrasian.
Dirinya pun mengharapkan kedepannya persyaratan untuk mendapatkan bantuan ini bisa dipermudah. Karena menurutnya saat ini salah satu syaratnya adalah kerusakan terhadap tiga komponen bangunan yakni alas, atap dan dinding.
“Ya kedepannya kami berharap kepada Pemerintah Provinsi supaya bisa memperhatikan dan aturannya bisa dipermudah. Kalau yang sekarang itu tiga komponen yaitu alas, atap dan dinding. Nanti kedepannya mudah-mudahan walau dua komponen yang rusak bisa menjadi penerima manfaat bantuan rutilahu ini,” harapnya.

























