“Kita bisa menurunkan angka stunting secara signifikan apabila kita terus fokus, Sasarannya adalah ibu hamil KEK dan anak yang di intervensi stunting dengan cara memberikan beras nutrizinc dan menjadi orang tua asuh anak stunting dengan fokus selama 3 bulan,” ungkapnya.
Wabup juga menyampaikan bahwa salah satu faktor stunting adalah pernikahan anak oleh karena itu semua harus sepakat untuk mencegah pernikahan anak.
“Penikahan anak juga merupakan faktor dari stunting Yang harus di cegah maka kita sepakat untuk mencegah pernikahan anak,” ujarnya.
Terkait dengan survey kesehatan indonesia, Wabup menghimbau kepada stakeholder untuk mengawal,memfasilitasi,dan membantu agar hasil SSGI dengan hasil FPPGDM bisa valid.
Lebih lanjut dalam rangka memberantas dan mengurangi angka stunting menuju kabupaten sukabumi zero new stunting, Wabup mengapresiasi semua inovasi-inovasi yang sudah di lakukan oleh kecamatan dan desa.*(ah)

























