“Babak kualifikasi pada dasarnya mengusung prinsip ingin meninggalkan warisan yang baik bagi lingkungan, sosial, dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Terutama meningkatkan kesadaran pribadi dan moral bagi pegiat arung jeram untuk menjaga lingkungannya,” jelasnya.
PB FAJI meminta kepada para atlet yang akan bertanding untuk menjunjung tinggi sportifitas serta menjaga kesehatan dan keselamatan .
“Arus sungai memang sedang kecil, tetapi harus diwaspadai. Karena sungai sekecil apapun kalo kita lupa diri bisa menyebabkan bencana,” singkatnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengaku sangat bersyukur terselenggaranya BK PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Sungai Citarik, karena menurutnya sungai Citarik merupakan satu diantara lokasi arung jeram yang sangat memicu adrenalin dibandingkan dengan lokasi lain di Indonesia.

























