“Pemilu adalah fondasi kuat bagi demokrasi yang berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, sosialisasi yang mendalam perlu dilakukan untuk membimbing masyarakat tentang hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih,” kata Hergun.
Dijelaskan Kapoksi Baleg DPR RI ini, kegiatan sosialisasi mencakup sejumlah acara seperti seminar, lokakarya, diskusi publik, dan kampanye sosial. Pihak-pihak terkait berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemuda untuk memastikan pesan-pesan kunci tentang pentingnya pemilu dan peran pemilih sampai kepada semua lapisan masyarakat.
“Selain sosialisasi, pendidikan pemilu merupakan pilar penting dalam mempersiapkan generasi muda. Program pendidikan ini difokuskan pada pengetahuan mendalam tentang demokrasi, proses pemilu, sistem politik, dan kewajiban pemilih,” paparnya.





















