“Perempuan memiliki peran besar dalam rantai nilai produk perikanan mulai dari penjualan komoditas ikan hingga pemrosesan produk perikanan sekunder seperti melalui Poklahsar (Kelompok pengolah dan pemasar,” ujar Fildza.
Oleh karena itu, kata Filda lagi perempuan memiliki peran besar dalam sistem perikanan Indonesia dan karenanya mereka dapat disebut sebagai perempuan nelayan.
“Akan tetapi, peran besar perempuan nelayan tersebut kerap tidak terlihat dan tidak disadari baik oleh para perempuan nelayan maupun lingkungannya sendiri,” jelasnya.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan pengurus GISLI Cabang Sukabumi yang juga dihadiri oleh 100 nelayan anggota, yang dipimpin Ketua Umum GISLI Irjen Pol (P) Drs. H. Mudji Waluyo.
Dalam keterangannya, Mudji Waluyo menekankan pentingnya pembentukan cabang Sukabumi ini untuk mendekatkan visi dan misi GISLI kepada masyarakat pesisir dan nelayan setempat.























