Outfit yang digunakan berupa rompi berbahan dasar goni dengan paduan topi laken ala cowboy, untuk daleman mengunakan kemeja tangan panjang, dan untuk celana mengunakan jean sehingga terlihat elegan.
“Kalau bikin baju saya nggak kebayang jadi memutuskan buat Rompi dipadu dengan topi laken, konsepnya cowboy,” jelasnya.
Bima menceritakan bahwa untuk mendapatkan bahan itu sangatlah mudah, dirinya menghubungi seorang teman yang kebetulan kerja di pasar pangleseran sukabumi
“Bahannya saya nanya teman yang kerja di pasar, dan kebetulan ada, lalu saya liat liat model di internet dan dibawalah ke tukang jait, dalam waktu 3 jam rompi sudah jadi,” tambahnya.
Herdy bersukur bisa mengikiti acara tersebut dan mendukung para UMKM kabupaten sukabumi
“Ini kegiatan ke 4 kali, pada masa pandemi covid dihentikan dulu dan semoga tahun depan bisa dilaksanakan lagi dan saya mau ikuti kegiatan sesuai tema nanti,” pungkasnya.*(ah)























