Menurutnya sebagai sarana penanaman kreatifitas sejak dini bagi generasi muda juga lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengurangi dampak negatif limbah tekstil serta mendukung gerakan keberlanjutan yang semakin penting dalam menjaga lingkungan.
“Tentu kegiatan ini melahirkan inspirasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk bisa tampil cantik, dengan busana yang menutup aurat, busana yang memenuhi kaidah syar’i dan busana yang baik,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Wabup, meningkatkan keterampilan yang dapat menambah penghasilan, serta sebagai alat syiar berbusana Muslimah yang trendi di masyarakat Kabupaten Sukabumi.*(ah)


























