“Kejuaran ini pun sebagai wadah atas latihan yang selama ini dilakukan. Kita melihat hasil latihan lewat pertandingan di sini,” ucapnya.
Namun hal yang tak kalah pentingnya ialah kebudayaannya. Apalagi pencak silat telah diakui dunia sebagai warisan tak benda Indonesia.
“Selain olahraga, pencak silat merupakan seni-budyaa bangsa kita. Event ini pun menjadi ajang ngamumule budaya kita,” ungkapnya.
Maka dari itu, H. Marwan mengingatkan agar regenerasi terus berjalan. Sehingga, pencak silat dapat dicintai semua kalangan.
“Regenerasi dan pembinaan harus dilakukan dan terus berjalan. Berikan pula ruang bagi anak-anak agar mau berlatih pencak silat,” bebernya.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat Phinera Wijaya menambahkan, event ini pun bisa menjadi ajang penjaringan. Terutama bagi Kabupaten Sukabumi agar berkiprah di tingkat provinsi ataupun nasional.

























