Maruly mengakui banyak tantangan yang dihadapinya selama menjabat sebagai kepala Polres Sukabumi, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun, ia mencatat bahwa semua ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah setempat.
“Kami merasakan solidaritas pemerintah setempat, khususnya kesan mendalam dari bupati, yang memungkinkan kami menjalankan peran dan fungsi kami dalam memajukan Kabupaten Sukabumi dan menjadikannya tempat yang lebih baik,” ujar Maruly.
Ia melanjutkan dengan meminta maaf atas kesalahan yang mungkin telah dilakukannya, baik dengan sengaja maupun tidak. Ia meyakinkan masyarakat bahwa semua tindakannya dilakukan dengan tulus dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik.
Maruly menyampaikan harapannya bahwa AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, Kapolres Sukabumi yang baru, dan pemimpin organisasi Bayangkari setempat dapat terus meningkatkan pelayanan kepada personel dan masyarakat, memenuhi visi bersama untuk menjadikan kabupaten yang nyaman dan aman serta memastikan kelancaran Pemilu 2024 yang akan datang.


























