Lanjut Witono, NU sebagai warisan sejarah dan perjuangan Islam di Nusantara, akan terus menjadi pilar keagamaan dan perjuangan dalam membangun negara yang kuat dan berkeadilan. Gerakan ini mengajarkan pentingnya persatuan, keadilan, dan kedamaian dalam kehidupan beragama dan bernegara.
“Kita sebagai pewarna harus bersatu padu dan bangkit. Kita jangan di Nina bobokan oleh kemajuan teknologi, apalagi kemajuan teknologi tanpa filter,” tegasnya.
Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Sukabumi Dr. Drs. KH. ES Mubarok, Ms, saat memberi sambutan mengatakan, Nahdathul Ulama terus beradaptasi dan berkembang untuk menghadapi tantangan masa depan. Organisasi ini akan tetap menjadi kekuatan yang menjaga persatuan umat Muslim, memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial, dan mendorong dialog dan kerukunan antaragama.


















