Aipda Didin juga melaporkan kejadian ini kepada Kapolsek Lengkong, Iptu Bayu Sunarti Agustina, SE.
“Iya betul, setelah cek TKP ke rumah Mak Juariyah, saya langsung laporan ke Bu Kapolsek. Beliau merespons dengan positif, ‘Hayu kita bangun, perbaiki rumah warga di Desa Tegallega ini’,” ujar Didin menirukan Kapolsek.
Herlan Suherlan (35), putra dari Juariyah, menceritakan, rumah ibunya memang sudah tidak layak huni.
“Sebelumnya kami ngungsi sama tetangga karena rumah kena gempa, hujan, dan tertimpa pohon tumbang. Bagian paling parah ada di belakang rumah, sudah hancur sejak tertimpa pohon rambutan,” ujarnya.
Rencana pembangunan rumah Juariyah mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. “Kami akan bantu pembangunan dari awal, karena kondisi rumah memang sudah tidak layak huni. Insya Allah, dengan gotong royong masyarakat dan bantuan dari aparat, rumah ini bisa berdiri kembali dengan layak,” pungkas Didin.


























