“Workshop ini untuk memotivasi desa-desa di kabupaten sukabumi agar dapat bekerja lebih baik dalam mendayagunakan dana desa tahun anggaran 2024,” ujarnya.
Sekda menyadari, partisipasi masyarakat dan keterbatasan APBD masih rendah untuk melayani pembangunan di 47 Kecamatan dan 381 Desa. Namun begitu, Ia berkomitmen akan mewujudkan desa-desa maju dan mandiri.
“Kami minta para peserta workshop untuk mengikuti secara serius, sehingga pembekalan ilmu penataan keuangan bisa diterapkan sesuai harapan,” pintanya.
Dengan begitu, Sekda menginginkan Pemda Sukabumi mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk menjadi prioritas peningkatan kualitas SDM, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Semoga workshop ini dapat memberikan wawasan berharga, serta memantik semangat kolaborasi yang dapat membawa manfaat besar bagi kabupaten sukabumi kedepan,” pungkasnya.


























