“Mengulang hafalan dalam hati. Mengulang hafalan dengan mengucapkan secara lisan, atau mengulang membaca Al-Qur’an yang sudah dihafal secara langsung,” terangnya.
“Atau Murojaah berbeda dengan tasmi, yang artinya memperdengarkan hafalan sehingga wajib ada pendengar atau penyimak,” pungkasnya ( iak)

























