“Jadi jangan hanya di samenan saja. Ketika kemampuan sudah teruji, bisa saja bermain di kancah yang lebih luas lagi,” ungkapnya.
Maka dari itu, kehadiran para peserta ke tempat ini, jangan sekadar berkompetisi saja. Namun,harus dijadikan ajang bertukar ilmu dalam meningkatkan mutu.
“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang silaturahmi dan sharing ilmu,” bebernya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Assalam Putri, KH. Encep Hadiana, mengatakan kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menggali potensi para pelajar. Termasuk meraih prestasi dan merajut tali silaturahmi.
“Animo peserta sangatlah luar biasa. Dari beberapa daerah pun sudah ada yang ingin ikut, seperti Tasikmalaya dan Banten. Namun satu dan hal lainnya, sehingga mereka urung hadir,” terangnya.
Maka dari itu, hanya belasan peserta yang mengikuti kompetisi ini. Mereka pun mengikuti sejumlah mata lomba marching band.


























