“Ibadah haji menuntut kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan fisik. Mulai dari kondisi cuaca yang ekstrem hingga interaksi dengan jutaan jemaah dari berbagai bangsa. Maka dari itu, diperlukan hati yang teguh dan fisik yang prima,” jelasnya.
Bupati juga mengajak para CJH untuk memanfaatkan momentum keberangkatan ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan memperbanyak doa, tak hanya bagi diri dan keluarga, tapi juga untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.
“Doakan agar Kabupaten Sukabumi menjadi baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur negeri yang maju unggul berbudaya dan berkah serta dijauhkan dari musibah dan marabahaya,” ujarnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, menyebutkan bahwa tahun ini jumlah CJH dari kalangan Korpri mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 95 orang. Meski begitu, semangat dan kekhidmatan para peserta tetap tinggi.

























