Yang akan dibangun memiliki peran vital sebagai jalur alternatif lingkar utara Sukabumi. Pembangunan direncanakan sepanjang 1,3 km menggunakan dana APBD Kabupaten Sukabumi, dengan kemungkinan penambahan hingga 1,7 km apabila ada dukungan dari anggaran Provinsi. Jalan akan dicor beton demi ketahanan jangka panjang, sekaligus dilengkapi saluran air di sisi kiri dan kanan.
“TMMD ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pembangunan non-fisik. Kita akan adakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta bantuan sosial seperti Rutilahu dan sumur bor,” ujar Kapten Inf Mahmud. Ia juga menegaskan bahwa TMMD adalah bagian dari OMSP (Operasi Militer Selain Perang) di mana kolaborasi TNI dan masyarakat menjadi kunci sukses kegiatan ini.
Antusiasme warga sangat tinggi terhadap program ini. Salah satu tokoh masyarakat, Bapak H. Bambang, menyampaikan dukungannya penuh atas kegiatan TMMD. “Kita support karena ini demi kemaslahatan bersama. Jalan ini nanti akan sangat bermanfaat, baik untuk pertanian maupun pariwisata,” ujarnya.
























