“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah amanah yang sangat mulia. Karena itu, para santri harus menjaga niat yang ikhlas, terus bersemangat dalam menghafal, memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh santri Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim diberikan kemudahan, keberkahan, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan agama, bangsa, dan negara,” ujar H. Henda, M.Ag., kepada BERITAOKE.ID Rabu (1/7) disela kunjungannya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para ustaz dan ustazah agar terus meningkatkan kualitas pembinaan kepada para santri melalui metode pembelajaran yang efektif, penuh kesabaran, dan mengedepankan pendekatan yang mendidik. Menurutnya, keberhasilan program tahfidz tidak hanya diukur dari banyaknya hafalan, tetapi juga dari terbentuknya karakter santri yang berakhlakul karimah.























