Kepala PAUDQU Baitussalam, Hj. Eneng Hamilah Sopriatul Badriah, S.H., S.Pd.I., menuturkan bahwa pemilihan tema dan subtema ini dirancang khusus untuk menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik anak usia dini.
“Pendidikan anak usia dini adalah masa emas (golden age) di mana mereka belajar paling optimal melalui bermain dan berkarya. Melalui tema ‘Lingkunganku’ dan subtema ‘Tanaman’ hari ini, kami tidak hanya ingin anak-anak mengenal bentuk dan nama-nama tumbuhan, tetapi juga menanamkan benih cinta dan rasa tanggung jawab untuk menjaga alam sejak dini,” ujar Hj. Eneng Hamilah di sela-sela memantau kegiatan belajar mengajar.
Beliau menambahkan bahwa proses menggambar memiliki nilai filosofis dan psikologis yang dalam bagi perkembangan anak.
“Saat mereka memilih warna dan menggoreskannya di atas kertas, di situlah imajinasi, motorik halus, serta kepekaan emosional mereka terhadap lingkungan sedang tumbuh dengan indah. Kami ingin mereka belajar bahwa setiap tanaman di lingkungan mereka adalah ciptaan Allah SWT yang harus dijaga dan disayangi,” tambahnya.
























