Pimpinan Tahfidz Fathiyyah Zahra, KH Iim Abdul Karim, menuturkan bahwa kegiatan kontinyu setiap sore ini merupakan fondasi utama dalam menjaga istiqamah para santri. Ia menekankan bahwa menghafal Al-Quran membutuhkan lingkungan yang suportif.
“Kontinuitas atau istiqamah adalah kunci utama dalam menghafal dan menjaga hafalan Al-Quran. Oleh karena itu, kami mewajibkan setiap santri untuk hadir dan belajar bersama setiap Selasa sore. Dengan sistem kelompok seperti An-Nisa, Maryam, An-Nur, atau Al-Furqan, mereka tidak merasa sendiri. Mereka saling mengingatkan, saling mengoreksi bacaan, dan berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujar KH Iim Abdul Karim di sela-sela memantau kegiatan para santri, Selasa (20/10/2026).
KH Iim menambahkan, nama-nama kelompok yang diambil dari surah Al-Quran diharapkan dapat memberikan motivasi spiritual tersendiri bagi para santri untuk meneladani isi dan makna dari surah tersebut.
























