Pimpinan Tahfidz, KH Iim Abdul Karim, menjelaskan bahwa pembentukan Kelompok Tahfidz Asy-Syifa ini dilatarbelakangi oleh harapan besar untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh di tengah tantangan zaman.
“Al-Quran ini adalah pedoman hidup dan obat (asy-syifa) bagi hati. Maka dari itu, kami membiasakan anak-anak di Kelompok Tahfidz Asy-Syifa untuk berkumpul, mengaji, dan saling menguatkan hafalan setiap hari Sabtu. Tujuannya agar mereka memiliki akhlakul karimah dan selalu terpaut hatinya dengan Al-Quran,” ujar KH Iim Abdul Karim di sela-sela kegiatan, Sabtu (17/10/2026).
KH Iim menambahkan, metode belajar bersama atau halaqah ini terbukti sangat efektif. Selain meningkatkan kapasitas hafalan, interaksi antar-siswa membangun rasa persaudaraan (ukhuwah) dan saling memotivasi.
























