Pimpinan Ponpes Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim, KH Iim Abdul Karim, menjelaskan bahwa sinergi antara fasilitas yang memadai, legalitas negara, dan prestasi santri adalah buah dari ikhtiar panjang para pengasuh dan dewan guru.
“Alhamdulillah, kami bersyukur santri-santri kami tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga terbukti mampu mengungguli teman-temannya di sekolah formal. Ini adalah bukti bahwa Al-Quran adalah sumber kecerdasan,” ujar KH Iim Abdul Karim saat ditemui di sela-sela kegiatan pesantren, Kamis (22/10/2026).
KH Iim menambahkan, keberadaan lembaga di EMIS dan penerbitan sertifikat tasmi’ oleh Kemenag merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada masyarakat.
“Kami ingin orang tua merasa tenang dan yakin. Fasilitas yang lengkap mulai dari Poskestren hingga kantin sehat, ditambah dengan sertifikat resmi dari Kemenag, adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan pendidikan Islam yang berkualitas, legal, dan berkah,” pungkasnya.
























