Kyai Iim, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa sujud di pagi hari memiliki dampak psikologis dan spiritual yang luar biasa bagi konsentrasi belajar anak.
“Dengan berwudhu dan menunaikan Sholat Dhuha, hati menjadi tenang, pikiran menjadi jernih, dan pintu rezeki serta ilmu akan lebih mudah terbuka. Kami berharap, kebiasaan ini tidak hanya berhenti di halaman madrasah, tetapi melekat menjadi gaya hidup mereka hingga dewasa,” tambahnya.
Kegiatan yang melibatkan siswa PAUDQu dan MI ini juga dinilai efektif dalam membangun rasa ukhuwah dan kebersamaan. Bagi siswa PAUDQu, melihat kakak kelas di MI turut serta memberikan contoh langsung (uswah hasanah) tentang pentingnya mencintai ibadah.
Seusai menunaikan Sholat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan dzikir pagi dan nasihat singkat (mauizhah) dari guru, sebelum para siswa kembali ke kelas untuk memulai pelajaran dengan hati yang bersih dan penuh berkah.*(iak).
























