“Alhamdulillah, pagi yang penuh rahmat ini kita bisa melihat langsung semangat anak-anak kita, khususnya kelompok Asy-Syifa, dalam mengaji dan menghafal. Menghafal Al-Quran itu bukan sekadar mengejar target angka atau juz, tetapi bagaimana Al-Quran itu hidup di dalam hati dan menjadi pedoman akhlak mereka sehari-hari,” ujar KH Iim Abdul Karim.
Beliau juga berpesan agar para santri tidak mudah lelah dan senantiasa menjaga adab dalam menuntut ilmu. “Saya titipkan kepada para santri, jaga selalu adab kepada Al-Quran, kepada para guru, dan kepada orang tua. Dengan adab yang baik, keberkahan ilmu akan mengalir deras. Kami dari pihak pengurus akan terus memantau dan mendampingi agar generasi Qur’ani ini terus lahir dari lingkungan kita,” tambahnya.
Kegiatan monitoring rutin ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hafalan serta menjaga motivasi para santri. Kelompok Asy-Syifa sendiri dikenal sebagai salah satu kelompok yang aktif dan berprestasi dalam program tahfidz di lembaga tersebut, sehingga memerlukan pendampingan intensif dari pihak pimpinan.
























