“Alhamdulillah, respons masyarakat, khususnya warga Cisaat dan sekitarnya, sangat luar biasa sejak hari pertama dibuka. Ini menunjukkan kepercayaan wali murid terhadap kualitas pendidikan dan penanaman nilai-nilai Islam di MI serta TKQ/PAUDQU Baitussalam,” ujar KH Iim Abdul Karim di sela-sela memantau pendaftaran, Rabu (4/11/2026).
“Namun, kami tegaskan bahwa kuota pendaftaran untuk tahun ajaran mendatang sangat terbatas. Pembatasan ini kami lakukan demi menjaga kualitas proses belajar mengajar, serta memastikan pengawasan yang optimal terhadap setiap santri dan siswa,” tambahnya.
KH Iim menjelaskan, MI Baitussalam tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, tahfidz Al-Qur’an, dan pembiasaan sunnah sejak dini melalui jenjang TKQ/PAUDQU. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua yang menginginkan fondasi agama yang kuat bagi anak-anaknya.
























