“Talaran Lesengan ini adalah ikhtiar kami untuk memastikan para santri tidak hanya hafal di luar kepala, tetapi juga meresapi setiap ayat yang dibaca dengan tartil. Jelang Haflah Akhirussanah ini, intensitas tes kami tingkatkan. Ini adalah momentum bagi para santri untuk membuktikan hasil perjuangan dan istiqomah mereka selama satu tahun ke belakang,” ujar KH. Iim Abdul Karim di sela-sela memantau tes hafalan para santri, Selasa (3/11).
KH. Iim juga mengapresiasi semangat para santri dan santriwati yang terus berlatih tanpa kenal lelah. Beliau berharap, rangkaian acara Haflah Akhirussanah nantinya tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi menjadi bukti nyata barakahnya Al-Qur’an yang dihafal oleh para santri.
“Kami juga memohon doa restu dari para wali santri dan masyarakat sekitar, agar seluruh rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah Tahfidz tahun ini dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.























