“Penilaian Kinerja Kepala Madrasah ini bukan sekadar formalitas administratif atau mencari-cari kesalahan. Ini adalah wujud kehadiran negara melalui Kemenag untuk melakukan pembinaan. Kepala madrasah adalah nahkoda. Jika nahkodanya visioner, manajerialnya rapi, dan kinerjanya baik, insya Allah madrasah akan maju, guru-guru akan profesional, dan lulusan memiliki daya saing yang kuat,” ujar Asep Nurjen, Senin (2/11) di MI Baitussalam.
Asep Nurjen menambahkan, melalui PKKM, Kemenag Kabupaten Sukabumi ingin memastikan bahwa setiap madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam penanaman nilai-nilai moderasi beragama dan akhlakul karimah.
Merespons kunjungan dan evaluasi tersebut, Kepala MI Baitussalam, KH Iim Abdul Karim, M.Si., menyambutnya dengan sikap terbuka dan penuh semangat. Bagi beliau, penilaian ini adalah momentum berharga untuk mengukur sejauh mana pelayanan pendidikan yang telah diberikan kepada masyarakat.
























