BERITAOKE.ID – Di usianya yang masih belia, Pradipta Alifiandra Ginanjar telah membuktikan bahwa bakat dan kerja keras mampu berbicara di tingkat tertinggi. Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitussalam ini berhasil merebut posisi runner-up pada ajang Pencak Silat Jaraido Championship 3 Tahun 2026, sebuah kompetisi bergengsi yang mempertemukan pesilat-pesilat muda terbaik se-Indonesia.
Gedung Olahraga (GOR) Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, menjadi saksi bisu perjuangan Pradipta. Di hadapan ratusan penonton dan puluhan peserta dari berbagai daerah, bocah yang tampil gagah dengan busana tradisional pencak silat dan udeng di kepalanya itu berhasil menapaki podium kedua. Sebuah pencapaian yang tidak mudah, mengingat tingkat persaingan yang sangat ketat di ajang nasional tersebut.
Di balik medali perak yang kini tersampir di lehernya, terdapat perjuangan panjang yang tidak terlihat oleh publik. Latihan rutin, disiplin tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga dan sekolah menjadi kunci sukses Pradipta dalam menembus kancah nasional. MI Baitussalam, lembaga pendidikan berakreditasi A (Unggul) di bawah naungan Yayasan Baitussalam, turut berperan penting dalam mengasah potensi sang siswa, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam pengembangan bakat olahraga.
























