BERITAOKE.ID – Keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan intelektual terus digencarkan oleh Tahfidz Fathiyyah Zahra. Puluhan siswa di lembaga pendidikan yang berlokasi di Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, ini mengikuti kegiatan belajar Calistung (Baca, Tulis, Hitung) yang berlangsung khidmat namun ceria, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar pembelajaran dasar layaknya sekolah umum, melainkan sebuah metode integratif. Para siswa diajarkan kemampuan literasi dan numerasi dasar yang dipadukan secara harmonis dengan rutinitas hafalan Al-Qur’an mereka. Pendekatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya fasih melafalkan ayat suci, tetapi juga memiliki fondasi logika dan kognitif yang kuat.
Pimpinan Tahfidz Fathiyyah Zahra, KH. Iim Abdul Karim, menjelaskan bahwa penyatuan kurikulum Tahfidz dan Calistung adalah visi utama lembaga dalam merespons tantangan pendidikan modern tanpa kehilangan jati diri keislaman.























